
Mengawali kegiatan mingguan,
Kuliah SIM berlangsung di hari Senin Jam pertama dan kedua. Saya merasa bersyukur, saya selalu bisa memperhatikan dan mengikuti
materi yg dipaparkan oleh penyaji. Setiap
kelompok penyaji selalu berusaha tampil sempurna. Mereka membuat paparan dg power point yg sangat menarik. Mereka kreatif dg mempergunakan text, gambar, animasi, sampai ada yg memutarkan vidio yg relevan dg materi yg sedang disampaikan. Cuma sampai sekedul semester ini akan berakhir, ternyata tidak ada dari kelompok yg menyajikan live komunikasi dg pihak lain (misal wawancara atau sambutan/ucapan/penyampaian materi dari pakar koleganya). Ya... tentu kesulitan terletak pada medianya atau prasarananya. Akan tetapi,...saat ini kan dikampus sudah menyediakan. Mungkin suatu saat nanti akan ada yg bisa presentasi sekaligus konferens.
Setiap kuliah SIM, saya selalu berusaha menjadi pendengar yg baik. Menjadi pendengar yg baik itu ternyata susah. Sebentar-sebentar saya rasanya ingin memenggal penyajian mereka. Tetapi selalu saya tahan agar mereka menyelesaikan tugasnya dg tenang. Mendengar penyajian materi yg tidak lengkap, saya selalu ingin menanyakan. Tetapi akhirnya saya lega juga karena mereka melengkapi dan menjelaskannya juga. Menjadi pendengar yg baik memang susah, kalau sekedar diam mungkin mudah. Diam tanpa memikirkan materi yg sedang disampaikan penyaji.
Seperti halnya dengan saya, tentu para peserta kuliah ini juga memiliki banyak keinginan agar perkuliahan mendatang menjadi jauh lebih baik. Saya juga memahami, bagi kelompok yg akan mempresentasikan materi tentu sudah jungkir balik mempersiapkannya. Mereka pasti membaca buku
Loudon & Loudon 2 sampai 4 kali untuk memahaminya. Kemudian mereka harus merubah pemahaman materi tersebut menjadi slide powerpoint, dan teramat penting mereka lakukan adalah membuat dirinya tetap PD didepan kelas.... didepan orang banyak. Sungguh menyenangkan kuliah dengan mereka-mereka yang penuh antusias, dan mereka yang penuh kreatifitas.